Tuesday, March 13, 2012

Aku Cinta Angin Syurga

Tepat pukul enam pagi,
aku masih belum beranjak dari tempat duduk ku, belum sedikitpun terasa lelah
aku bangkit untuk menikmati pagi yang eksotis. kurasakan pada celah jendela disudut ruang hampa ini,



Aku mencintai pukul enam pagi,
Saat dimana bulan dengan ikhlasnya memberikan kekuasannya pada matahari.
Mataharipun menerimanya dengan ikhlas. Tidak ada perebutan tahta disana, yang ada adalah pembagian tugas dengan baik demi menjalankan roda kehidupan yang hakikatnya sudah ditentukan garis besarnya.

Kubuka jendela ini, angin segera menyapaku tanpa meminta jeda.
aku juga menyayanginya, ia selalu hadir tepat waktu untuk menghantarkan udara-udara surga yang diutus malaikat di pintu subuh untuk memasuki lebih dalam relung-relung jiwa manusia.

Angin, mengapa kau tak letih menjalankan tugasmu setiap hari ?
Kau selalu bersemangat. Tidak pernah merasa letih, Padahal tugasmu berat.
Membangkitkan kembali jiwa-jiwa yang mati, memapah jiwa-jiwa yang lemah,
mendorong jiwa-jiwa yang bersemangat, membersihkan jiwa-jiwa yang kotor,

Aku iri denganmu, angin , matahari dan rembulan
Aku juga ingin bisa terbang kesana kemari melihat dunia,
Membisikkan suara Tuhan pada hati-hati yang mengering.....



1 comments:

emberpink riesza said...

Subhanallah..indah banget tulisan ini..Boleh saya co-paste? thx sebelumnya...

Design by The Blogger Templates

Design by The Blogger Templates